Psikotes, Deret Angka

dsci0005
Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli*

Klien Clif di Surabaya : “Kemarin saya psikotes, saya merasa tidak bisa mengerjakan tes deret angka,
padahal biasanya saya bisa, apa karena hal itu saya langsung dinilai tidak cerdas,tidak cermat, atau kecerdasan kurang? Saya cuma khawatir, karena biasanya saya paling bisa tes pola deret angka. Kemarin malah rada sulit, tes deret angka untuk mengungkap apa ya?
Terimakasih”

Angka berderet yang tiada ruang kosong diantaranya, itulah kesan pertama yan dirasakan oleh para peserta tes. Mulai dari yang mempersepsi sebagai uji kemampuan berhitung sampai pada uji kecepatan membaca angka dan menjawab dengan menuliskannya pada ruang jawabnya.

Tidak ada yang salah apalagi kurang cerdas dalam tes model ini. Hanya saja perlu digarisbawahi bahwa tes deret angka ini merupakan perangkat tes yang bisa dimasukkan dalam kategori golongan tes kepribadian, pola atau sikap kerja, atau tes kecerdasan. Bergantung pada kelompok tes yang diberikan oleh tester (pengetes). Kenapa saya sebut tester, karena tester tidak melulu harus psikolog. Assessor atau ……. juga bisa.

Jika tes deret angka bisa mengungkap kecerdasan atau kekurangcerdasan seseorang, maka dia dimasukkan dalam kategori tes kecerdasan, yang sering disebut sebagai kapasitas intelektual. Dengan asumsi bahwa tes deret angka masuk dalam salah satu aspek tes kecerdasan. Misalnya, tes yang memunculkan nilai IQ. Dalam rentang rekomendasi rendah-sedang-tinggi atau dibawah rata-rata, rata-rata, atau diatas rata-rata, dan seterusnya.
Tes deret angka bisa mengungkap pola atau sikap kerja seseorang, jika dia termasuk dalam salah satu aspek perangkat tes pengungkap pola atau sikap kerja, tentunya. Sebagai contoh, tes yang mengungkap kecepatan-ketelitian-keteraturan-keajegan dalam mengungkap pola kerja seseorang.

Demikian juga ketika tes deret angka dipakai untuk mengungkap aspek kepribadian seseorang, berarti tes tersebut termasuk dalam salah satu aspek kategori tes kepribadian. Misalnya, ketika memulai tes, peserta tes tadi mencuri start atau dengan kata lain mendahului mengerjakan tugas ketika perintah belum dibolehkan mulai. Dan atau sebaliknya, menambah waktu mengerjakan ketika waktu pengerjaan telah usai. Nah, hal ini menjadipenilaian tersendiri bagi seseorang tadi dimata tester. Artinya, kekurangjujuran atau berlaku licik.

Kapasitas intelektual, pola atau sikap kerja, kepribadian seseorang memang bisa diungkap dengan salah satu alat ungkap tadi. Hanya saja perlu diingat, tidak bisa dengan serta merta langsung dianggap sebagai orang yang kurang cerdas bahkan bodoh, lambat dalam kerja, atau berkepribadian licik. Sebab, alat ungkap itu hanyalah sebatas prediksi an prediksi, sehingga harus dilihat dari berbagai sudut pandang.

Salah satunya, dengan mengunakan berbagai macam alat tes. Dimana alat tes yang satu dengan lainnya merupakan aspek crosscheque. Asumsinya, dengan berbagai alat tes yang dipakai tadi hasilnya saling menguatkan dan membuktikan tingkat akurasi dalam mengambil sebuah ‘eksekusi’ rekomendasi hasil tes. Walhasil, keakuratan dalam pengambilan keputusan rekomendasi menjadi lebih bisa dipercaya mendekati keadaan asli dari si peserta tes.

Semoga penjelasan yang singkat ini bisa dijadikan sebagai pengobat rasa penasaran akan hasil psikotes nantinya, jika hasilnya tidak sesuai dengan prediksi para peserta tes.

Wallahu a’lam.***

About these ads

8 responses to “Psikotes, Deret Angka

  1. BAgaimana sih cara yang mudah untuk bisa ngerjakan tes deret angka ini dengan mudah.
    Bisakah pak untuk dipelajari, misal dihafalkan jawabannya.
    Terimakasih atas tanggapannya.

    ***dengan seringnya belajar mengerjakan soal berhitung, akan semakin cepat mengerjakan tes ini. Cuman perlu diingat tes ini juga menyaratkan agar teliti.
    Nah, kalo dihafalkan jawabannya ya sulit lah…?! Harus tahu dulu soalnya, artinya berlaku curang dhonk, ….
    Semoga terpahamkan.

  2. Assalamualaikum Wr. Wbr.

    Salam ukhuwah dari Pekanbaru. terima kasih tentang bacaan tes psikologi, mudah-mudahan bisa saya ambil manfaat tentang penjelasan hasil tes prikologi ini. dan jangan lupa kunjungan juga blog kita. saya sekarang menampilkan posting slide dan lagu

    ***‘Alaikumussalam.wr.wb

    Amin… InsyaALLAH…

  3. Salam kenal. Pak mohon dijelaskan tentang pentingnya tes IQ untuk seleksi siswa baru termasuk apa saja yang diteskan serta pedomannya bagaimana? terima kasih

  4. salam kenal ya pak, pak saya ingin tau tips cara penyelesaian soal deret angka secara praktis, serta beberapa pola yang ada dlm soal deret angka, makasi

  5. Assalamu’alaikum Pak. . .

    Mohon bantuannya sekali ya Pak. . .

    Tolong Pak jika tidak keberatan, saya dikirimi soal-soal psikotest dan trik-triknya. ke email saya ya Pak. Nyhun. . .

  6. psikotest tidak bisa menilai orang secara menyeluruh, test ini masih bersifat asumsi saja, psikotest merupakan bentuk ketidak adilan, test yang tidak subyektif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s