Hampir semua orang pernah mengalami deja vu

 

Seminar Hypnoteaching-ku

deja vu

Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih sebenarnya Deja vu ini? Mari kita telusuri bersama Lanjut membaca

Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Anak with Hypno-parenting

latih fokus dalam training-ku

Bagaimana Meningkatkan Minat dan
Prestasi Belajar Anak
Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt

“Mendidik orangtua terlebih dulu jauh lebih penting daripada mendidik anak”
(Ahmad Nur Irsan Finazli)

Bapak ibu sekalian, tulisan ini hanya sekedar sharing sharing dari saya, dan juga sarana saling mengingatkan diantara kita sesama orangtua pengemban amanah Allah SWT. Ada kata-kata seorang ulama besar, “Pendidikan bukanlah segala-galanya, akan tetapi segala-galanya dimulai dari pendidikan”. Hal ini mengandung arti bahwa untuk setiap posisi, jabatan, pekerjaan atau apapun namanya bisa Lanjut membaca

Ta’rif Hypnotherapy Mitrasolusi Indonesia

selalu bersama remaja

Hypnosis Adalah Fenomena Alami dan Normal

Manusia mengalami kondisi mirip hypnosis minimal 2 kali sehari, yaitu saat Anda akan tertidur dan bangun tidur tapi masih malas untuk bangun. Pada saat itu, seluruh tubuh Anda beristirahat tapi pikiran Anda masih bekerja walaupun setengah sadar.

Contoh lain peristiwa hypnosis, yaitu ketika Anda membaca novel atau menonton film yang seru. Anda merasakan tegang, semangat, cemas, sedih, menangis, dan tertawa, padahal Anda tahu bahwa yang Anda saksikan hanyalah cerita fiksi belaka. Apakah Anda terhipnotis oleh cerita yang Anda ikuti? Ya benar, Anda terhipnotis. Apakah anda dikendalikan oleh cerita dalam film? Lanjut membaca

Mosok Remedial ‘Makan’ Remedial, sih ?

Install emosi positif with Hypnotherapy Mitrasolusi

Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt*

DIAKHIR semester ganjil ini ada orangtua siswa salah satu SD Unggulan di kotaku, curhat mengenai kondisi anaknya yang baru saja menerima rapot sebagai hasil belajarnya. Banyak mata pelajaran yang dinyatakan belum tuntas alias bernilai dibawah kriteria ketuntasan minimal atau KKM. Menariknya, dalam sesi tersebut terungkap bahwa banyak kejanggalan dalam proses menjelang penerimaan rapotnya. Begini, ternyata nilai pada mata pelajarannya yang belum tuntas tersebut adalah hasil dari proses remedial Lanjut membaca