<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MITRA Solusi Indonesia</title>
	<atom:link href="http://irsanfinazli.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irsanfinazli.wordpress.com</link>
	<description>Hypnotherapy - Assessment - Konseling - Training - Okupasi Terapi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 09:51:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='irsanfinazli.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MITRA Solusi Indonesia</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://irsanfinazli.wordpress.com/osd.xml" title="MITRA Solusi Indonesia" />
	<atom:link rel='hub' href='http://irsanfinazli.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hampir semua orang pernah mengalami deja vu</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/30/hampir-semua-orang-pernah-mengalami-deja-vu/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/30/hampir-semua-orang-pernah-mengalami-deja-vu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 09:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[&#160; deja vu Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=567&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_568" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/dsc01520.jpg"><img class="size-medium wp-image-568" title="DSC01520" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/dsc01520.jpg?w=300&#038;h=218" alt="" width="300" height="218" /></a><p class="wp-caption-text">Seminar Hypnoteaching-ku</p></div>
<p>deja vu</p>
<p>Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih sebenarnya Deja vu ini? Mari kita telusuri bersama<span id="more-567"></span>.</p>
<p>Apakah anda pernah mengalami situasi di mana secara sadar anda mengenal betul situasi itu yang menurut anda telah anda lalui sebelumnya? Apakah anda pernah mengalami suatu situasi di mana anda bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian hal itu benar-benar terjadi seperti yang anda rasakan telah anda lalui sebelumnya? Jika anda pernah mengalami hal-hal tersebut, itulah yang dinamakan Deja vu. Apakah Deja vu itu? Deja vu merupakan peristiwa di mana seseorang merasa yakin telah mengalami situasi baru sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi baru, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah melihat hal itu dalam mimpinya. Istilah Deja vu ini pertama kali diperkenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis. Kebanyakan mereka yang mengalami Deja vu mengklaim telah melihat sesatu dalam mimpi mereka atau sangat yakin telah melihat itu beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Beberapa Jenis Deja vu</p>
<p>Deja Senti: perasaan ini merujuk pada sesuatu &#8220;yang sudah dirasakan&#8221;. Hal itu merupakan fenomena kejiwaan dan para peneliti meyakini bahwa sesuatu yang telah dirasakan di masa lalu itu sangat mirip dengan yang dirasakan saat ini. Kesamaan pada kedua pengalaman tersebut membuat seseorang merasa bahwa dia telah merasakan hal yang sama di masa lalu.</p>
<p>Deja Vecu: suatu perasaan bahwasanya segala sesuatu yang sedang terjadi baru saja itu identik dengan apa yang terjadi sebelumnya serta satu gagasan tidak wajar tentang apa yang akan terjadi berikutnya, diterminologikan sebagai Deja vecu. Seseorang yang mengalami perasaan Deja vecu mengklaim telah mengetahui apa yang sedikit lagi akan terjadi dan kadang kala merasa telah mengingat hal tersebut.</p>
<p>Deja Visite: Bentuk Deja vu ini merupakan suatu perasaan pernah mengunjungi suatu tempat yang benar-benar baru. Seseorang yang mengalami bentuk Deja vu ini mengklaim memiliki pengetahuan tentang sebuah tempat yang belum dikunjungi. Seseorang mengklaim mengetahui letak geografi suatu tempat, ketika dia belum pernah ke sana dalam kenyataannya. Deja visite dicirikhaskan dengan sebuah pengetahuan tidak wajar tentang suatu tempat yang belum pernah dikunjungi.</p>
<p>Para peneliti telah lama mencari berbagai sebab di balik Deja vu. Mereka mengasosiasikan penyakit-penyakit seperti schizophrenia, kegelisahan atau gangguan neurologi lainnya. Para peneliti belum mencapai kesuksesan dalam membangun hubungan antara penyakit-penyakit tersebut dengan Deja vu.</p>
<p>Namun, para peneliti telah menemukan bahwa Deja vu bisa saja merupakan hasil dari kegagalan sistem kelistrikan otak. Deja vu dipercaya sebagai suatu sensasi yang salah pada ingatan atau memori. Beberapa obat-obatan juga dipercaya sebaga salah satu faktor yang memicu Deja vu. Obat-obatan seperti amantadine dan phenylpropanolamine telah diteliti sebagai penyebab perasaan Deja vu. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada area mesial temporal otak yang menyebabkan Deja vu.</p>
<p>Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan sangat menarik. Sudah merupakan kecenderungan otak untuk menarik kesimpulan dari berbagai situasi yang berbeda. Otak seringkali mencoba untuk bereksperimen mereproduksi suatu situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Oleh karena itu antisipasi beberapa kejadian oleh seseorang bisa membuat orang tersebut berpikir bahwa dia telah mengalami suatu kejadian yang sama di masa lalu.</p>
<p>Yang menarik di sini, bisa saja terjadi bahwa salah satu dari mata kita melihat sesuatu sebelum mata yang lain. Satu mata merekam kejadian sebelumnya. Mata yang lainnya, yang merekam kejadian yang sama beberapa milidetik kemudian, membuat otak merasakan ingatan. Salah satu mata merasakan sesuatu dan otak mengartikannya. Mata lain yang tertinggal beberapa milidetik merasakan hal yang sama dan mengirim gambar tersebut ke otak. Begitu otak merasakan hal yang sama beberapa milidetik kemudian, orang tersebut merasa bahwa dia telah melihat itu sebelumnya. Gagasan ini tidak dapat menjadi alasan tepat untuk Deja vu karena orang yang hanya memiliki satu mata juga mengalami Deja vu.</p>
<p>Tidak semua orang percaya bahwa semua bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa teori terkait dengan Deja vu pada kemampuan fisik tertentu yang dimiliki manusia, di lain pihak, orang lain mengatakan bahwa perasaan Deja vu merupakan hasil dari kehidupan lain di masa lalu. Memang benar, Deja vu memiliki sifat-sifat misterius.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/567/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/567/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=567&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/30/hampir-semua-orang-pernah-mengalami-deja-vu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/dsc01520.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC01520</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Anak with Hypno-parenting</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/meningkatkan-minat-dan-prestasi-belajar-anak-with-hypno-parenting/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/meningkatkan-minat-dan-prestasi-belajar-anak-with-hypno-parenting/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 13:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Anak Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt “Mendidik orangtua terlebih dulu jauh lebih penting daripada mendidik anak” (Ahmad Nur Irsan Finazli) Bapak ibu sekalian, tulisan ini hanya sekedar sharing sharing dari saya, dan juga sarana saling mengingatkan diantara kita sesama orangtua pengemban amanah Allah SWT. Ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=562&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_563" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypnoparenting-irsan.jpg"><img class="size-medium wp-image-563" title="Hypnoparenting Irsan" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypnoparenting-irsan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">latih fokus dalam seminarku</p></div>
<p>Bagaimana Meningkatkan Minat dan<br />
Prestasi Belajar Anak<br />
Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt</p>
<p>“Mendidik orangtua terlebih dulu jauh lebih penting daripada mendidik anak”<br />
(Ahmad Nur Irsan Finazli)</p>
<p>Bapak ibu sekalian, tulisan ini hanya sekedar sharing sharing dari saya, dan juga sarana saling mengingatkan diantara kita sesama orangtua pengemban amanah Allah SWT. Ada kata-kata seorang ulama besar, “Pendidikan bukanlah segala-galanya, akan tetapi segala-galanya dimulai dari pendidikan”. Hal ini mengandung arti bahwa untuk setiap posisi, jabatan, pekerjaan atau apapun namanya bisa<span id="more-562"></span> dipastikan menyaratkan batasan minimal kemampuan sesorang.<br />
Menumbuhkan minat belajar pada anak harus dipahami dari berbagai sudut pandang, pertama minat yang dikaitkan dengan belajar dalam arti umum (berlaku untuk semua). Kedua, minat yang kita kaitkan dengan hobi.<br />
Nah, dalam pertemuan kedua kali ini, setelah yang pertama kita membahas Karakter Anak, maka hari ini kisi-kisi materi yang akan kita sharing-kan adalah sebagai berikut.</p>
<p>1.    Macam-macam Gaya Belajar Anak<br />
Kalau kita cermati, ternyata ada tiga gaya belajar anak yang masingmasing dengan ciri khususnya. Gaya belajar VISUAL, dimana anak suka belajar dengan cara membaca pelajaran dan menuliskannya. Seorang Muslim sangat diharapkan seimbang dalam membaca dan menulis.</p>
<p>Gaya belajar AUDITORI yang peka dengan cara mendengar orang lain membacakan pelajaran untuknya. Makanya, latihlah anak kita merekam suaranya sendiri dalam mata pelajaran, dan dia akan senang mendengarnya kembali sehingga mata pelajaran bisa dipahaminya dengan baik.</p>
<p>Gaya belajar KINESTETIK, dimana anak selalu ingin bergerak. Materi pelajaran bisa masuk, jika dibarengkan dengan sebuah aktivitas gerak si anak. Misal : belajar sambil naik odong-odong.</p>
<p>2.    Bentuk-bentuk Pemberian Motivasi<br />
-Bapak dan ibu sekalian, pada intinya kita hanya perlu memegang prinsipnya saja, yakni memotivasi anak dengan cara pemberian reward dan punishment. Untuk saat ini ditambah satu aspek lagi, pembimbingan. Hanya saja harus diketahui mana yang lebih efektif?<br />
Salah satu contohnya: Sering membaca Biografi Tokoh Dunia (cendekia, pembaharu, ilmuan, dll)</p>
<p>-Belajar bukanlah soal kapan dan dimana, akan tetapi yang terpenting adalah hatinya (melibatkan emosi, senang gembira ceria)</p>
<p>-Belajar bukan hanya tugas mata dan telinga tetapi juga tugas tangan dan kaki, maka belajar jadi lebih menyenangkan bagi anak.</p>
<p>3.    Peran Orangtua dalam Proses Belajar Anak<br />
Peran penting orangtua yang sering dilupakan adalah sebagai fasilitator, bukan ‘pemaksa kehendak’. Atau dengan kata lain memberikan tauladan (ing ngarso sung tulada).</p>
<p>4.    Cara Bersikap Terhadap Anak Atas Perilaku Malas Belajar:</p>
<p>i)    Cari penumbuh motivasi anak, kita lihat dari gaya belajar anak<br />
ii)    Melibatkan unsur emosi anak (permainan dan imajinasi, senang gembira, sumringah)<br />
iii)    Irama dan musik<br />
iv)    Out of line (keluar dari kebiasaan)<br />
v)    Ciptakan Learning Culture, bukan sekedar Learning Habit<br />
vi)    kesemuanya dibingkai dalam Hypnotherapy for Parenting</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/562/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/562/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=562&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/meningkatkan-minat-dan-prestasi-belajar-anak-with-hypno-parenting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypnoparenting-irsan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Hypnoparenting Irsan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ta&#8217;rif Hypnotherapy Mitrasolusi Indonesia</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/tarif-hypnotherapy-mitrasolusi-indonesia/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/tarif-hypnotherapy-mitrasolusi-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 12:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=558</guid>
		<description><![CDATA[Hypnosis Adalah Fenomena Alami dan Normal Manusia mengalami kondisi mirip hypnosis minimal 2 kali sehari, yaitu saat Anda akan tertidur dan bangun tidur tapi masih malas untuk bangun. Pada saat itu, seluruh tubuh Anda beristirahat tapi pikiran Anda masih bekerja walaupun setengah sadar. Contoh lain peristiwa hypnosis, yaitu ketika Anda membaca novel atau menonton film [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=558&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_559" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/img_6996-copy.jpg"><img class="size-medium wp-image-559" title="IMG_6996 - Copy" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/img_6996-copy.jpg?w=300&#038;h=186" alt="" width="300" height="186" /></a><p class="wp-caption-text">selalu bersama remaja</p></div>
<p>Hypnosis Adalah Fenomena Alami dan Normal</p>
<p>Manusia mengalami kondisi mirip hypnosis minimal 2 kali sehari, yaitu saat Anda akan tertidur dan bangun tidur tapi masih malas untuk bangun. Pada saat itu, seluruh tubuh Anda beristirahat tapi pikiran Anda masih bekerja walaupun setengah sadar.</p>
<p>Contoh lain peristiwa hypnosis, yaitu ketika Anda membaca novel atau menonton film yang seru. Anda merasakan tegang, semangat, cemas, sedih, menangis, dan tertawa, padahal Anda tahu bahwa yang Anda saksikan hanyalah cerita fiksi belaka. Apakah Anda terhipnotis oleh cerita yang Anda ikuti? Ya benar, Anda terhipnotis. Apakah anda dikendalikan oleh cerita dalam film?<span id="more-558"></span> &#8211; Tentu saja tidak.</p>
<p>Dan memang seperti itulah hypnosis. Hypnosis hanya bisa Anda rasakan apabila Anda mengizinkan diri Anda untuk mengalaminya. Seperti ketika Anda membaca novel atau menonton film, Anda sendiri yang mengizinkan diri Anda untuk terpengaruh oleh film atau terhanyut dalam cerita novel tersebut.</p>
<p>Hypnosis bukanlah cara menguasai pikiran seseorang. Melainkan seni mengelola pikiran. Seorang pakar hypnosis tidak punya kekuatan supranatural yang bisa mengendalikan pikiran Anda. Jika Anda tidak bisa dipaksa untuk menikmati film, maka Anda juga tidak bisa dipaksa untuk dihypnosis.</p>
<p>Hypnosis adalah fenomena mental alami. Setiap manusia normal punya kemampuan untuk mengalami hypnosis. Anda dapat menolak hypnosis dengan cara mengabaikan semua yang dikatakan hypnotist. Seperti halnya Anda bisa menolak untuk terharu oleh cerita yang sedih dalam film dengan cara memikirkan hal lain ketika menonton film.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/558/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/558/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=558&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/26/tarif-hypnotherapy-mitrasolusi-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/img_6996-copy.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_6996 - Copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mosok Remedial ‘Makan’ Remedial, sih ?</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/03/mosok-remedial-makan-remedial-sih/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/03/mosok-remedial-makan-remedial-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 03:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[SDIT Robbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=541</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt* DIAKHIR semester ganjil ini ada orangtua siswa salah satu SD Unggulan di kotaku, curhat mengenai kondisi anaknya yang baru saja menerima rapot sebagai hasil belajarnya. Banyak mata pelajaran yang dinyatakan belum tuntas alias bernilai dibawah kriteria ketuntasan minimal atau KKM. Menariknya, dalam sesi tersebut terungkap bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=541&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_542" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypno-mitrasolusi2.jpg"><img class="size-medium wp-image-542" title="hypno Mitrasolusi2" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypno-mitrasolusi2.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Install emosi positif with Hypnotherapy Mitrasolusi</p></div>
<p>Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt*</p>
<p>DIAKHIR semester ganjil ini ada orangtua siswa salah satu SD Unggulan di kotaku, curhat mengenai kondisi anaknya yang baru saja menerima rapot sebagai hasil belajarnya. Banyak mata pelajaran yang dinyatakan belum tuntas alias bernilai dibawah kriteria ketuntasan minimal atau KKM. Menariknya, dalam sesi tersebut terungkap bahwa banyak kejanggalan dalam proses menjelang penerimaan rapotnya. Begini, ternyata nilai pada mata pelajarannya yang belum tuntas tersebut adalah hasil dari proses remedial<span id="more-541"></span>.</p>
<p>Remedial yang dilakukan oleh gurunya, hanyalah proses kulit dari konsep remedial yang sesungguhnya. Apa yang dilakukan? Pada proses remedialnya, Sang Guru hanya memberikan kembali soal yang sama pada anaknya tanpa dibarengi dengan pemberian pembelajaran ulang kepada muridnya. Yaah, bahasa gampangnya mengulang tes dengan soal yang sama. Walhasil, nilai yang didapatkan ternyata masih dibawah KKM. Guru akhirnya mengabarkan kembali kepada orangtua anak, agar mengikuti remedial kembali. Sontak kaget dibenak orangtuanya, “mosok remedial makan remedial?”. Lebih kagetnya lagi, setelah penerimaan rapot hasilnya tetap dibawah KKM.</p>
<p>Saudaraku semua, memang proses mendidik bukanlah proses yang mudah. Bahkan, proses mendidik itu sangat sulit tetapi ingat jika dilakukan secara kontinyu dan progresif tentu hasilnya akan ‘paten’. Sebagai analogi, hasil didikan tadi akan menghasilkan sebuah pohon baru yang akan menjulang tinggi ke langit menghunjam dalam ke bumi dan memberikan manfaat yang sangat besar bagi kehidupan disekitarnya bahkan tidak mudah mati diterpa angin dan panas. Hasil dari pohon tersebut bisa dimanfaatkan bagi kehidupan makhluk disekitarnya.</p>
<p>Bayangkan, betapa mulianya tugas seorang guru yang bisa menciptakan ‘pohon-pohon’ baru ditengah gersangnya bumi dari kesejukkan yang diharapkan ada.  Dalam tulisan saya ini, bukan dimaksudkan untuk menggurui para guru namun sekedar berbagi dengan tujuan autokritik saya sendiri yang juga seorang pendidik bagi anak saya dan binaan saya. Tentu juga bagi para guru yang memerlukan pemahaman dari sudut pandang orang lain terkait remedial teaching ini.</p>
<p>Saya yakin Anda pasti setuju, usaha membantu siswa mencapai standar isi dan standar kompetensi lulusan, pelaksanaan proses pembelajaran perlu diusahakan agar interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi secara aktif, serta memberikan kesempatan yang cukup bagi prakarsa, kreatifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat minat, dan perkembangan psikologis serta fisik siswa sebagai peserta didik.</p>
<p>Meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa untuk mencapai tujuan dan prinsip-prinsip pembelajaran pasti dijumpai adanya siswa yang mengalami kesulitan atau masalah dalam belajar. Untuk mengatasi masalah tersebut, setiap satuan pendidikan perlu menyelenggarakan program remedial teaching atau pembelajaran remedial atau perbaikan. Begitu, bukan?.  Oleh karena itu, mari refhesh pemahaman kita terkait dengan tugas mendidik ini, baik orangtua maupun guru disekolah atau siapa pun yang bersentuhan dengan dunia pendidikan.</p>
<p>Begini, bahwa Remedial Teaching merupakan sebuah layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik dalam hal ini adalah siswa untuk memperbaiki prestasi belajarnya. Dengan sebuah tujuan agar mencapai kriteria ketuntasan yang ditetapkan oleh sekolah. Untuk memahami konsep penyelenggaraan model remedial teaching, terlebih dahulu perlu kita perhatikan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP yang diberlakukan berdasarkan Permendiknas Nomor 22, 23, 24 Tahun 2006, dan Permendiknas Nomor 6 Tahun 2007. Dalam Permendiknas tersebut di atas menerapkan sistem pembelajaran berbasis kompetensi, sistem belajar tuntas, dan sistem pembelajaran yang memperhatikan perbedaan individual dari siswa sebagai peserta didik.</p>
<p>Sistem dimaksud ditandai dengan dirumuskannya secara jelas standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai peserta didik. Penguasaan SK dan KD setiap siswa diukur menggunakan sistem penilaian acuan kriteria. Jika seorang peserta didik mencapai standar tertentu maka peserta didik dinyatakan telah mencapai ketuntasan.</p>
<p>Pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi dan pembelajaran tuntas, dimulai dari penilaian kemampuan awal peserta didik terhadap kompetensi atau materi yang akan dipelajari. Kemudian dilaksanakan pembelajaran menggunakan berbagai metode seperti ceramah, demonstrasi, pembelajaran kooperatif, inquiry, discovery dan sebagainya.</p>
<p>Melengkapi metode pembelajaran digunakan juga berbagai media seperti media audio, video, dan audiovisual dalam berbagai format, mulai dari kaset audio, slide, video, komputer, multimedia. Ditengah pelaksanaan pembelajaran atau pada saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung, diadakan penilaian proses menggunakan berbagai teknik dan instrumen dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan belajar serta seberapa jauh penguasaan peserta didik terhadap kompetensi yang telah atau sedang dipelajari.</p>
<p>Nah baru pada akhir program pembelajaran, diadakan penilaian yang lebih formal berupa ulangan harian. Ulangan harian ini dimaksudkan untuk menentukan tingkat pencapaian belajar siswa, apakah seorang peserta didik gagal atau berhasil mencapai tingkat penguasaan tertentu yang telah dirumuskan pada saat pembelajaran direncanakan.</p>
<p>Setelah itu baru bisa diketahui adanya siswa yang tidak mencapai penguasaan kompetensi yang telah ditentukan, maka muncul permasalahan mengenai apa yang harus dilakukan oleh guru. Salah satu tindakan yang diperlukan adalah pemberian program remedial teaching. Pemberian program remedial ini didasarkan atas latar belakang bahwa pendidik perlu memperhatikan perbedaan individual peserta didik. Nah, baru setelah mereka menerima remedial teaching ditempuhlah ulangan atau ujian lagi sebagai bentuk penilaian kembali yang dapat dipastikan nilainya memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Ini pasti. Allahu a’lam.</p>
<p>*Sekretaris Yayasan Generasi Robbani Banjarbaru<br />
Juga Supervisor untuk SDIT Robbani</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/541/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/541/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=541&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2012/01/03/mosok-remedial-makan-remedial-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2012/01/hypno-mitrasolusi2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hypno Mitrasolusi2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hypnobeauty untuk Daya Tarik Alami Anda</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/12/16/hypnobeauty-untuk-daya-tarik-alami-anda/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/12/16/hypnobeauty-untuk-daya-tarik-alami-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 19:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=535</guid>
		<description><![CDATA[REALITA pada umumnya orang akan mencari solusi diluar dirinya apabila mereka ingin lebih cantik. Padahal kecantikan yang sesungguhnya ada dalam diri sendiri. Banyak orang ingin tampil lebih cantik dan lebih menarik. Mereka bersedia membayar ratusan juta untuk mengubah penampilan, membeli pakaian, kosmetik dan untuk membayar operasi plastik. Sayangnya mengubah penampilan secara fisik tidak serta-merta membuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=535&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_536" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/12/dsc01917-copy.jpg"><img class="size-medium wp-image-536" title="hypnotherapy" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/12/dsc01917-copy.jpg?w=300&#038;h=120" alt="" width="300" height="120" /></a><p class="wp-caption-text">relaxing with hypnotherapy</p></div>
<p><strong>REALITA</strong> pada umumnya orang akan mencari solusi diluar dirinya apabila mereka ingin lebih cantik. Padahal kecantikan yang sesungguhnya ada dalam diri sendiri. Banyak orang ingin tampil lebih cantik dan lebih menarik. Mereka bersedia membayar ratusan juta untuk mengubah penampilan, membeli pakaian, kosmetik dan untuk membayar operasi plastik. Sayangnya mengubah penampilan secara fisik tidak serta-merta membuat Anda menjadi &#8220;cantik seutuhnya&#8221;, karena kecantikan yang sesungguhnya datang dari dalam diri kita sendiri<span id="more-535"></span>.</p>
<p>Jika yang Anda cari adalah daya tarik, maka sebenarnya yang paling penting untuk diubah adalah pikiran Anda. Konsep kecantikan yang saya tawarkan berasal dari dalam diri Anda sendiri. Untuk menjadi menarik tidaklah harus cantik secara fisik. Orang dengan wajah biasa pun sebenarnya bisa menjadi pribadi yang menawan asalkan Anda tahu rahasia untuk memunculkan inner beauty dan karisma sehingga muncul daya tarik alami. Cobalah perhatikan orang di sekitar Anda, ada beberapa orang dengan wajah biasa saja, namun dia tampak menarik dan banyak orang yang sayang kepadanya?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/535/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=535&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/12/16/hypnobeauty-untuk-daya-tarik-alami-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/12/dsc01917-copy.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hypnotherapy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Problematika Remaja Dalam Bercinta*</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/11/problematika-remaja-dalam-bercinta/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/11/problematika-remaja-dalam-bercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 17:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt** Remaja pada masa puber Fase remaja merupakan perkembangan individu yang sangat penting, yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Menurut Konpka (Pikunas, 1976) masa remaja ini meliputi (a) remaja awal: 12-15 tahun; (b) remaja madya: 15-18 tahun; (c) remaja akhir: 18-24 tahun. Batas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=522&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div id="attachment_547" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8705.jpg"><img class="size-medium wp-image-547" title="IMG_8705" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8705.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Out of bound Taman Tanjung Puri</p></div>
<p>Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt**</p>
<p><strong>Remaja pada masa puber</strong></p>
<p>Fase remaja merupakan perkembangan individu yang sangat penting, yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu bereproduksi. Menurut Konpka (Pikunas, 1976) masa remaja ini meliputi (a) remaja awal: 12-15 tahun; (b) remaja madya: 15-18 tahun; (c) remaja akhir: 18-24 tahun. Batas Usia, Usia remaja berkisar antara 11 hingga 24 tahun. Tentu usia remaja akhir ini beririsan dengan masa dewasa dini dimulai diusia 18 Tahun<span id="more-522"></span>.</p>
<p>Masa Pubertas, Merupakan masa khusus di mana remaja mengalami perubahan dengan cepat, baik fisik maupun psikis. Pubertas adalah masa yang khusus dimana seorang anak mengalami adanya kebutuhan yang sangat kuat pada lawan jenis atau keinginan bercinta begitu mendalam. Ciri yang paling khas pada masa ini adalah cenderung emosional.</p>
<p>Perubahan fisik : masa awal pematangan seksualitas (Haid &amp; mimpi basah); mulai bekerjanya kelenjar seks untuk menghasilkan hormon, akibatnya organ reproduksi mulai dapat di fungsikan.</p>
<p>Perubahan psikis : pematangan psikologis yaitu timbulnya minat / kebutuhan yang sangat kuat untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis, kebutuhan untuk mandiri secara emosional dalam praktek sehari-hari ; perjuangan secara bertahap untuk bisa membebaskan diri dari dominasi orang dewasa agar sampai pada level orang-orang dewasa.</p>
<p><strong>Penyebab dan Proses Jatuh Cinta</strong></p>
<p>Ada banyak hal yang menjadikan seseorang menjadi jatuh cinta, diantaranya karena keindahan fisik semata, karakter atau yang lebih tepat adalah kepribadian yang mencerminkan pemahaman agamanya, kepentingan materi yang diincar, nasab atau dzuriyat alias keturunan.</p>
<p>Proses jatuh cinta bisa terjadi dengan disengaja atau tidak, antara lain pandangan pertama yang ada tindak lanjutnya, persahabatan, adanya pihak ketiga, kemajuan teknologi atau peran media dll.</p>
<p><strong>Berbagai konflik yang dialami oleh remaja</strong></p>
<p>1.Konflik antara kebutuhan untuk mengendalikan diri dan kebutuhan untuk bebas dan merdeka</p>
<p>2.Konflik antara kebutuhan akan kebebasan dan kebutuhan akan ketergantungan kepada orang tua.</p>
<p>3.Konflik antara kebutuhan seks dan kebutuhan agama serta nilai sosial.</p>
<p>4.Konflik antara prinsip dan nilai-nilai yang dipelajari oleh remaja ketika ia kecil dulu dengan prinsip dan nilai yang dilakukan oleh orang dewasa di lingkungannya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>5.Konflik menghadapi masa depan.</p>
<p><strong>    Tanda-tanda Remaja Jatuh Cinta</strong></p>
<p>Suka mencuri pandang, grogi, salting, tersenyum sendiri, mengingatnya, menyukai yang disukai kekasihnya, menuruti apa kata kekasihnya, suka bercermin,cemburuan dll</p>
<p><strong>Manajemen Cinta agar Cinta Indah pada Waktunya</strong></p>
<p>Cinta suci adalah cinta yang memiliki tujuan agung yaitu menuju hidup berumah tangga. Cinta sejati hanya akan kita temukan dalam ikatan perkawinan karena keinginan terhadap kesenangan-kesenangan fisik telah berada dalam naungan ikatan suci, bukan sekedar dorongan nafsu yang menuntut untuk dipuaskan, namun telah menjadi perkara yang di halalkan bahkan bernilai ibadah karena membuat cinta akan dipenuhi rasa tentram, kasih sayang dan kecenderungan terhadap pasangan.</p>
<p>Bagi my friend yang masih berada pada usia sekolah atau masih berstatus pelajar, masa remaja akan lebih positif dan menyenangkan jika mengisinya dengan mencurahkan seluruh perhatian pada pengembangan potensi diri, menekuni aktivitas-aktivitas yang disukai dan bermanfaat bagi dirinya, oranglain dan lingkungan. Mari kita kembalikan makna cinta kepada hakikatnya semula, yang sebenarnya merupakan perkara mulia. So, bersihkan diri dari penyimpangan-penyimpangan perilaku yang mengatas namakan cinta dan biarkan cinta yang kamu punya menjadi indah pada waktunya.</p>
<p><strong>Tips menjaga cinta agar indah pada waktunya :</strong></p>
<p>1.    Manfaatkan waktumu dengan kegiatan positif yang kamu sukai</p>
<p>2.    Lakukan olahraga agar pikiran menjadi bersih, jiwa menjadi segar dan fisik menjadi sehat</p>
<p>3.    Ekspresikan cinta yang kamu punya untuk menciptakan kebaikan bagi diri, orang disekitarmu dan lingkungan</p>
<p>4.    Perhatikan dan jaga etika pergaulan serta penampilanmu agar terhindar dari penyimpangan perilaku yang mengatas namakan cinta</p>
<p>5.    Lakukan puasa sebagai terapi ampuh dalam mengendalikan dorongan</p>
<p>nafsu yang terkait dengan keinginan pada terpuaskannya kesenangan-kesenangan fisik sebelum waktunya, agar kamu tidak dikuasainya.</p>
<p><strong>Kecenderungan Remaja</strong></p>
<p><strong>Mengapa remaja cenderung pacaran?</strong></p>
<p>Kalau saya ditanya, mengapa remaja mempunyai kecenderungan berpacaran? Menurut hemat saya : “Ya karena, ada kesalahan dalam mendefinisikan dan mengaplikasikan terkait tugas-tugas perkembangan masa remaja. Juga kesulitan para remaja untuk menstabilkan dirinya ketika pertumbuhan biologis-psikis-maupun fisik mencapai perubahan yang dramatis signifikan”. (Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt)</p>
<p><strong>Tugas Perkembangan remaja :</strong></p>
<p>1.    Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya baik laki-laki maupun perempuan</p>
<p>2.    Mencapai peran sosial baik laki-laki dan perempuan</p>
<p>3.    Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif</p>
<p>4.    Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab</p>
<p>5.    Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang-orang dewasa lainnya</p>
<p>6.    Mempersiapkan karier ekonomi</p>
<p>7.    Mempersiapkan perkawinan dan keluarga</p>
<p>8.    Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi</p>
<p><strong>Mari kita lihat dari ketiga sisi, Pertumbuhan yang cepat dari aspek BIO – PSIKO – FISIK</strong></p>
<p>Biologis, psikologis, dan fisik bertumbuh secara signifikan dan kurang diimbangi dengan matangnya mental (psikis atau jiwa).</p>
<p>Pacaran “Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga, 2002: 807), pacar adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta-kasih. Berpacaran adalah bercintaan; [atau] berkasih-kasihan [dengan sang pacar]. Memacari adalah mengencani; [atau] menjadikan dia sebagai pacar.” (PIA: 19) “Sementara kencan sendiri menurut kamus tersebut (lihat halaman 542) adalah berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat dengan waktu yang telah ditetapkan bersama.” (PIA: 20).</p>
<p>Jika definisi-definisi baku tersebut kita satukan, maka rumusannya bisa terbaca dengan sangat jelas sebagai berikut: Pacaran adalah bercintaan atau berkasih-kasihan (antara lain dengan saling bertemu di suatu tempat pada waktu yang telah ditetapkan bersama) dengan kekasih atau teman lain-jenis yang tetap (yang hubungannya berdasarkan cinta-kasih). Singkatnya, pacaran adalah bercintaan dengan kekasih-tetap.”</p>
<p>Karena didalam Islam jelas, perkara “bercintaan” dan “kekasih tetap” yang dihukumi “halal” itu hanya terjadi, jika telah diawali dengan sebuah proses yang disebut dengan “Pernikahan”.</p>
<p><strong>Positif negatif pacaran, dari sisi psikologis</strong></p>
<p>Dalam sebuah artikel ilmiah, menyebutkan bahwa perasaan cinta itu bisa menghipnotis bagian otak kita  yang bekerja sebagai pengontrol depresi dan melakukan analisa. Itulah sebabnya, seseorang yang sedang jatuh cinta akan merasa senang, gembira, sumringah, berbunga-bunga, dan cenderung buta. Nah, artikel ini didukung oleh penelitian dua ilmuan yang meneliti kerja otak ketika seseorang jatuh cinta.Mereka melakukan penelitian menggunakan functional Magnetic Resonance Imager (fMRI) untuk mendeteksi kerja otak. Merreka menemukan kegiatan yang cukup aktif pada bagian otak pengontrol intuisi, perasaan. Sedangkan bagian-bagian otak lainnya tidak bekerja.</p>
<p>Makanya seseorang yang sedang jatuh cinta, sering melakukan hal-hal bodoh, karena mereka (mungkin) bekerja tanpa menggunakan otak melainkan perasaan saja. Artinya, ketika seluruh aktivitas seorang aktifis pacaran dalam keseharian melulu menggunakan perasaan saja yang ujung-ujungnya jatuh pada sakit hati, sedikit demi sedikit dimasuki permasalahan yang tak kunjung ada solusinya. Maka walhasil, meledak-lah jiwanya alias sakit jiwa. Hal di atas bisa kita analogikan dengan “teori balon”. (Ahmad Nur Irsan Finazli S.Psi CH CHt)</p>
<p><strong>Menghindari pacaran menuju sehat jiwa</strong></p>
<p>Jadilah aktifis pacaran pasca pernikahan, menikah dini (muda) menuju sukses hakiki. Untuk lebih jelasnya silakan lihat-baca-pahami OPINI Koran Radar Banjarmasin edisi Jumat 5 September 2008, berjudul “Pernikahan Dini Solusi Tepat untuk Sukses” yang ditulis oleh Ahmad Nur Irsan Finazli, S.Psi. Atau klik saja weblog : www.irsanfinazli.wordpress.com untuk meg-unduh tulisannya atau sharing permasalahan remaja dan psikologi kontemporer.</p>
<p>*disampaikan pada acara Talk Show Parsel Cinta, bertajuk “Fall in Love to True Love’</p>
<p>yang diselenggarakan Fakultas MIPA Universitas Lambun Mangkurat</p>
<p>di Gedung Fisiologi FK, FMIPA Banjarbaru Ahad 15 Februari 2009</p>
<p>**<strong>Hypnotherapist</strong>, Psychologist Consultant &amp; Owner</p>
<p>MITRA Solusi Indonesia</p>
<p>juga Seorang penulis aktif diweblog pribadi</p>
<p>dan media massa cetak tentang psikologi dan SDM</p>
<p>HP.0815 215 77400</p>
<p><img src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/389087_2121402195898_1271124872_31845497_1100620316_n.jpg" alt="" />Berkomunikasi dengan kawan-kawan remaja di kota Banjarbaru&#8230;</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/522/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/522/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=522&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/11/problematika-remaja-dalam-bercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8705.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_8705</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/389087_2121402195898_1271124872_31845497_1100620316_n.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Kebiasaan Buruk, Bagaimana Caranya?</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/menghilangkan-kebiasaan-buruk-bagaimana-caranya/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/menghilangkan-kebiasaan-buruk-bagaimana-caranya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 07:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=520</guid>
		<description><![CDATA[Kebiasaan Buruk BISA Dihilangkan dengan Hipnoterapi Ada yang berpikir bahwa sifat buruk dapat dihilangkan dengan cara menghipnostis seseorang sehingga orang tersebut pikirannya dikendalikan sehingga tidak lagi mau bersifat buruk.ini adalah pemikiran yang salah, dalam proses hipnoterapi kami tidak mengendalikan pikiran seseorang untuk melakukan suatu tindakan tertentu. Dari pengalaman terapi, sifat buruk memiliki akar masalahnya sendiri. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=520&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_549" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc02597.jpg"><img class="size-medium wp-image-549" title="DSC02597" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc02597.jpg?w=300&#038;h=169" alt="" width="300" height="169" /></a><p class="wp-caption-text">hypnotherapy sesi sugestible test</p></div>
<p>Kebiasaan Buruk BISA Dihilangkan dengan Hipnoterapi</p>
<p>Ada yang berpikir bahwa sifat buruk dapat dihilangkan dengan cara menghipnostis seseorang sehingga orang tersebut pikirannya dikendalikan sehingga tidak lagi mau bersifat buruk.ini adalah pemikiran yang salah, dalam proses hipnoterapi kami tidak mengendalikan pikiran seseorang untuk melakukan suatu tindakan tertentu<span id="more-520"></span>.</p>
<p>Dari pengalaman terapi, sifat buruk memiliki akar masalahnya sendiri. Biasanya disebabkan karena pendidikan yang salah dimasa kecil, pengaruh buruk dari lingkungan di masa kecil dll.. yang kami lakukan adalah melakukan edukasi dan re-learning pada pikiran bawah sadar seseorang, memberikan pengertian mana yang baik dan mana yang salah pada pikiran bawah sadar.  Sehingga pikiran bawah sadar akan mengerti dengan sendirinya mana yang baik dan mana yang buruk, ketika pikiran bawah sadar sudah mengerti mana yang baik dan mana yang buruk. Maka secara otomatis pikiran bawah sadar akan dapat memilih yang terbaik baik dirinya sendiri.</p>
<p>Mungkin Anda akan heran karena Anda berpikir bahwa Anda sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Memang betul, secara pikiran sadar, Anda mungkin sudah tahu, tapi belum tentu pikiran bawah sadar Anda sudah mengerti.<br />
Dalam terapi yang kami tangani, sering ditemukan karakter yang sangat berbeda antara seseorang ketika sedang berpikir menggunakan pikiran sadar dan ketika berpikir menggunakan pikiran bawah sadar.</p>
<p>mungkin agar lebih dapat membayangkan, mungkin Anda pernah bermimpi melakukan suatu hal yang kalau dalam kondisi sadar, tidak mungkin Anda lakukan. Misalnya Anda memukul atau menyiksa atau bahkan mungkin membunuh seseorang dalam mimpi, sesuatu yang tidak mungkin Anda lakukan dalam kondisi sadar bukan? Tapi dalam kondisi mimpi, Anda merasa itu memang sifat Anda dan tidak masalah Anda melakukannya. Nah itulah kurang lebih gambaran adanya perbedaan karakter seseorang ketika dalam kondisi sadar dan bawah sadar.</p>
<p>Ketika pikiran bawah sadar sudah sejalan dengan pikiran sadar, maka secara otomatis, tanpa usaha yang berat, seseorang dapat menentukan pilihan hendak berbuat baik atau buruk. Namun jika belum sinkron, maka walaupun pikiran sadar ingin berbuat baik,  tapi karena pikiran bawah sadar ingin berbuat yang berbeda, akhirnya sulit sekali untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan sadar Anda.</p>
<p>Jadi Anda bisa cek sendiri,  jika Anda ingin membuang suatu kebiasaan buruk tapi kok terasa sulit sekali, padahal orang lain dengan mudah mengendalikan perbuatannya. Maka Anda boleh mulai curiga, kemungkinan ada yang salah dengan pikiran bawah sadar Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/520/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/520/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=520&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/menghilangkan-kebiasaan-buruk-bagaimana-caranya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc02597.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">DSC02597</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hypnotherapy Bisa Mengobati Apa Saja ?</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/hypnotherapy-bisa-mengobati-apa-saja/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/hypnotherapy-bisa-mengobati-apa-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 07:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=516</guid>
		<description><![CDATA[YANG BISA DITANGANI DENGAN HYPNOTHERAPY ADALAH: Phobia, Trauma, luka batin, stress, depresi, mengatasi kecemasan, insomnia, mudah marah, takut bicara di depan umum, gagap, menghentikan kebiasaan buruk (merokok dll), masalah berat badan, problem sex, susah hamil, sulit mengambil keputusan, penyakit fisik yang biasanya disebkan karena pikiran seperti kanker, alergi, asma, migrain dll. Tentu seluruh penyakit psikis/ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=516&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_517" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/194546_1652006180351_1242910557_31482182_162003_o.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-517" title="194546_1652006180351_1242910557_31482182_162003_o" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/194546_1652006180351_1242910557_31482182_162003_o.jpg?w=150&#038;h=90" alt="" width="150" height="90" /></a><p class="wp-caption-text">hypnotherapy massal</p></div>
<p>YANG BISA DITANGANI DENGAN HYPNOTHERAPY ADALAH:</p>
<p>Phobia, Trauma, luka batin, stress, depresi, mengatasi kecemasan, insomnia, mudah marah, takut bicara di depan umum, gagap, menghentikan kebiasaan buruk (merokok dll), masalah berat badan, problem sex, susah hamil, sulit mengambil keputusan, penyakit fisik yang biasanya disebkan karena pikiran seperti kanker, alergi, asma, migrain dll. Tentu seluruh penyakit psikis/ mental<span id="more-516"></span>.</p>
<p>Helps To Strengthen Your Will and Motivation,   Reprogram Your Self Image,</p>
<p>Overcome Your Various Mental Block and Psychological Problems</p>
<div id="attachment_518" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc01923-copy.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-518" title="DSC01923 - Copy" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc01923-copy.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><p class="wp-caption-text">hypnoparenting</p></div>
<p>Membuka dan Menangani :</p>
<p>1.    Relaxation Class Programm</p>
<p>Khusus Ibu-ibu Rumah Tangga dan Wanita Karier</p>
<p>2.    Juga Menangani Terapi Personal untuk Permasalahan :</p>
<p>Mudah Cemas (Anxiety )  – Traumatic  -  Fobia  -  Stress  – Depression  – cleptomania  – Weight Management  – Hypnosis for quit  Smoking (berhenti dari kebiasaan merokok)  – Pain Mananagement  – Empowerment  – Motivation  -  Self Esteem  – Self Confidence  – Cessations (ketergantungan)  – Bad Habits (Kebiasaan Buruk)  – Sex Problems – Permasalahan psikologis lainnya</p>
<p>3.    Permasalahan anak:</p>
<p>Cemas, Malas, suka menyendiri, tidak mau sekolah, takut, prestasi menurun, kurang motivasi dsb.</p>
<p>4.    Hypnoparenting</p>
<p>Melengkapi konsep parenting yang sudah ada. Teknik ini bisa jadi alternatif kita dalam mendidik generasi penerus. Prosesnya simple alias tidak terlalu sulit. Kata kuncinya tetap sama dengan parenting pada umumnya, yakni KETELADANAN &amp; KONSISTENSI..!</p>
<p>5.    Hypnotherapy for Prestasi dan Motivasi</p>
<p>6.    Hypnoteaching</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/516/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/516/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=516&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/hypnotherapy-bisa-mengobati-apa-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/194546_1652006180351_1242910557_31482182_162003_o.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">194546_1652006180351_1242910557_31482182_162003_o</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/dsc01923-copy.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">DSC01923 - Copy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Banyak Penyakit yang disebabkab oleh Pikiran Negatif</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/banyak-penyakit-yang-disebabkab-oleh-pikiran-negatif/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/banyak-penyakit-yang-disebabkab-oleh-pikiran-negatif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 07:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Mitrasolusi Hypnotherapy Pada Milenium ketiga ini, kehidupan dan persaingan sudah sangat keras, seringkali membawa orang pada kondisi yang stressfull.  Orang tua  yang stress dapat melampiaskannya pada Anaknya, sehingga terbentuk trauma-trauma yang menyebabkan timbulnya berbagai penyakit maupun perubahan karakter pada si anak.  Contohnya, seorang ibu yang terlaku keras terhadap anak lelakinya dapat menyebabkan si anak secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=512&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_513" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8745.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-513" title="IMG_8745" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8745.jpg?w=150&#038;h=99" alt="" width="150" height="99" /></a><p class="wp-caption-text">hypnotherapy</p></div>
<p>Mitrasolusi Hypnotherapy</p>
<p>Pada Milenium ketiga ini, kehidupan dan persaingan sudah sangat keras, seringkali membawa orang pada kondisi yang stressfull.  Orang tua  yang stress dapat melampiaskannya pada Anaknya, sehingga terbentuk trauma-trauma yang menyebabkan timbulnya berbagai penyakit maupun perubahan karakter pada si anak.  Contohnya, seorang ibu yang terlaku keras terhadap anak lelakinya dapat menyebabkan si anak secara “tidak sadar” membenci wanita<span id="more-512"></span>.</p>
<p>Stress kerja juga dapat menimbulkan berbagai penyakit fisik  seperti maag, tidak bisa tidur dll. Bahkan kanker pun dari pengalaman kami dapat ditimbulkan oleh stress yang terpendam. Banyak dokter pun mengakui bahwa mungkin secara kasar 70% penyakit disebabkan oleh pikiran, dimana ada beberapa jenis penyakit yang berkali-kali kambuh walaupun secara medis sudah diberi obat yang tepat yang seharusnya sekali berobat sudah bisa sembuh, atau sudah dicek secara fisik seharusnya tidak terdapat masalah,  namun pasien tetap merasa sakit di bagian tubuh tertentu.</p>
<p>Pikiran  sebetulnya memiliki pengaruh yang sangat kuat. Coba saja ketika Anda mendengar kabar yang begitu buruk, pikiran bisa membuat seketika tubuh menjadi lemas bahkan pingsan.  Pernahkan Anda melihat sesuatu yang begitu menakutkan sehingga tubuh seolah-oleh terpaku dan tidak bisa bergerak? Pernahkan anda mendengar orang yang bisa melompat pagar begitu tinggi karena dikejar anjing? Anda juga tentu ingat pelajaran biologi yang menyebutkan bahwa organ tubuh bagian dalam seperti detak jantung dll  dikontrol oleh pikiran bawah sadar? Itu semua adalah bukti-bukti kekuatan pikiran yang sangat powerfull dalam mempengaruhi fisik kita yang seringkali tidak kita sadari.</p>
<p>Berbagai masalah dan penyakit itu banyak yang sumbernya berada pada bawah sadar kita. Mengapa? Karena pikiran bawah sadar merekam semua trauma yang kita miliki. Walaupun secara sadar kita sudah lupa, seringkali trauma itu masih bercokol di alam bawah sadar kita. Itulah yang menyebabkan perubahan karakter atau penyakit maag, insomnia, kecemasan, stress dll</p>
<p>Clincial Hypnotherapy adalah satu cara untuk membereskan penyakit pikiran  yang langsung menyentuh akar masalahnya secara langsung. Yaitu di pikiran bawah sadar kita.  Ketika kita tahu akar masalahnya, disitulah kita bisa memberikan terapi yang tepat sasaran. Terkadang klien merasa heran dengan jawaban dari pikiran bawah sadar yang di luar dugaan sebelumnya.</p>
<p>Hypnotherapy merupakan terapi yang ditujukan ke pikiran bawah sadar dengan metode Client Centered Therapy yang dilakukan pada Mitrasolusi hypnotherapy. Metode terapi yang sudah banyak kami pakai dan juga di dunia Barat dimana penggunaannya adalah untuk menangani masalah-masalah mental maupun fisik yang diakibatkan oleh pikiran. Selama berpuluh-puluh tahun teknik terapi ini sudah dibuktikan melalui riset dan percobaan-percobaan sehingga dapat ditemukan suatu teknik yang ampuh untuk mengatasi berbagai problem-problem yang disebabkan oleh pikiran.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/512/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/512/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=512&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/banyak-penyakit-yang-disebabkab-oleh-pikiran-negatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/img_8745.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">IMG_8745</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Perkembangan Remaja, Sebuah Analisa</title>
		<link>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/tugas-perkembangan-remaja-sebuah-analisa/</link>
		<comments>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/tugas-perkembangan-remaja-sebuah-analisa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 03:51:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irsanfinazli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irsanfinazli.wordpress.com/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[“Tugas perkembangan sebagai pemuda normal, antara lain menyesuaikan dengan pekerjaan, perkawinan, dan memasuki lingkungan peran sosial sewajarnya, juga mengambil peran sipil. Semua ini memerlukan perjuangan yang ekstra tentunya.” MASIH hangat ingatan kita akan kasus penganiayaan suami dan istri yang berbuntut kematian. Salah satu kota di Kalimantan Selatan. Sebagian dari Sampeyan mungkin telah mengenal siapa sosok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=508&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_509" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/0-hipno-antusias.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-509" title="0 hipno antusias" src="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/0-hipno-antusias.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a><p class="wp-caption-text">Pemuda Harapan Bangsa</p></div>
<p>“Tugas perkembangan sebagai pemuda normal,<br />
antara lain menyesuaikan dengan pekerjaan, perkawinan, dan memasuki lingkungan<br />
peran sosial sewajarnya, juga mengambil peran sipil.<br />
Semua ini memerlukan perjuangan yang ekstra tentunya.”<span id="more-508"></span></p>
<p>MASIH hangat ingatan kita akan kasus penganiayaan suami dan istri yang berbuntut kematian. Salah satu kota di Kalimantan Selatan. Sebagian dari Sampeyan mungkin telah mengenal siapa sosok si Anu, terutama kerabat, dang sanak, rekan kerja sesama karyawan sebuah tempat cuci mobil,  pemuda tadi bekerja. Sedang yang saya tahu tentang si Anu ini, khususnya hanya dari media cetak maupun elektronik, beliau adalah seorang pemuda.</p>
<p>Saya yakin itu, setelah saya melihat face-nya secara langsung walaupun hanya di televisi atau foto. Tak kalah pentingnya, yang perlu Sampeyan dan kita ketahui, bahwa anak perempuan dari korban penganiayaan itu juga seorang pemuda. Tidak perlu kita perpanjang permasalahan, kita tinjau dari sisi psikologi.</p>
<p>Begini, psikis atau jiwa seorang pemuda memang labil, sedang mencari jatidiri, suka hingar-bingar, tak mau mendengar masukan orang lain, perfeksionis, idealis, tak kenal kompromi, kemauannya kuat dan harus dituruti, pantang mundur maju terus, menerjang yang menghalangi apapun risikonya, dan tak kalah pentingnya dia eksklusif. Yaah, itu semua kudu dimiliki oleh pemuda, termasuk pemuda di atas.</p>
<p>Lain lagi yang pasti menjadi kewajiban pemuda adalah tugas perkembangan sebagai manusia normalnya. Antara lain menyesuaikan dengan pekerjaan, perkawinan, dan memasuki lingkungan dalam peran sosial sewajarnya, juga mengambil peran sipil. Semua ini memerlukan perjuangan yang ekstra tentunya.</p>
<p>Lihat saja, dari seabrek sifat kejiwaan pemuda yang nota bene menuntut sebuah pemuasan, disisi lain dia harus menyesuaikan dengan berbagai macam tuntutan tugas-tugas perkembangan yang bertolak belakang. Tak pelak, butuh perjuangan dan pengorbanan guna mencapai apa yang disebut sebagai manusia sehat mental.</p>
<p>Bagi pemuda yang berlatar belakang keluarga ‘sehat’ dalam arti harmonis, yang tahu cara memperlakukan seorang anak untuk dipersiapkan sebagai manusia dewasa normal atau luar biasa. Hal ini tidak terlalu menjadi masalah berat, tetapi tentu saja tetap perlu perjuangan dan kesungguhan. Bagaimana dengan pemuda yang berlatar belakang keluarga tidak harmonis, broken home, otoriter, menjalani hidup asal mengalir saja, memandang hidup sebagai biologis semata.</p>
<p>Artinya, pandangannya hanya perkembangan mulai pra natal, post natal-lahir ke dunia-, bayi, batita, balita, kanak-kanak, remaja, pemuda atau dewasa dini, dewasa, lansia, dan mati, kemudian selesai. Saatnya kerja, ya kerja, waktunya nikah, ya nikah, punya anak, dan seterusnya tanpa memikirkan sebuah perubahan peradaban yang akan dicetak oleh anak cucunya nanti. Hanya menjadi manusia yang jadi korban gilasan peradaban saja. Naif memang.</p>
<p>Dari kasus diatas, mungkin Anda sudah bisa menebak latar belakang pemuda di atas. Lha wong kita yang merasa manusia sehat mental saja berat sekali dalam menyesuaikan dengan tuntutan-tuntutan yang harus dipenuhi. Lebih lagi tuntutan kemajuan zaman dan tuntutan masyarakat sosial pada umumnya. Semakin hari semakin materialis.</p>
<p>Camkan, belum dianggap manusia normal jika belum nikah, belum bekerja sebagai pegawai, bergaji tinggi. Bahkan harus punya rumah, kendaraan mewah, pakaian bagus, perhiasan mahal, dan ‘makhluk’ bergengsi lainnya. Pusing delapan keliling alias pecas dahe.</p>
<p>Banyak pemuda di negara kita, mungkin juga Banua kita, mereka ‘gagal’ dalam proses pemenangan eksekusi problem solving terhadap penyesuaian tuntutan hidup. Kenapa bisa terjadi demikian? Coba bayangkan, tidak hanya bagi mereka yang berlatar belakang pendidikan rendah saja. Pendidikan tinggi sekali pun tidak menjamin seseorang bisa sukses dalam mengeksekusi sebuah problem solving dalam kehidupan mereka.</p>
<p>Penyebabnya adalah kholfiyah atau premordial, sering disebut sebagai latar belakang kehidupan sebelumnya, atau dengan kata lain pengalaman perilaku yang pernah diterima terdahulu-masa lalu- yang dianggap berhasil mengatasi permasalahan hidup, terlebih masa golden age.</p>
<p>Karena pada dasarnya perilaku saat ini -masa muda- adalah sebuah perilaku perbaikan dari masa sebelumnya. Tekanan-tekanan, kegagalan-kegagalan, yang tak kunjung dicarikan penyelesaiannya atau yang memang sengaja ditekan kealam bawah sadar. Sampai tahap kronis-menahun-, tentunya. Berakibat pada kesuksesan atau ketidaksuksesan masa perkembangan berikutnya, yang pasti bakal dilaluinya.</p>
<p>Kegagalan pengambilan keputusan ini, tidak hanya disebabkan oleh satu aspek penyebab saja tapi terkait dengan sebab lainnya. Situasi tuntutan social yang menuntut punya uang banyak kalau mau nikah, perlu -jujuran- (Bahasa Banjar), padahal gaji pas-pasan. Pengambilan peran sipil yang menuntut sebuah pengakuan dari manusia lain. Akan sangat berat penyesuaiannya bagi mereka yang pada masa kanak-kanak kurang bahkan tidak pernah diajarkan perilaku normal sehat mental oleh orang tuanya.</p>
<p>Berbeda dengan mereka yang masa kanak-kanaknya bahagia dan terpuaskan tahapan perkembangannya. Ingat, perilaku pemuda hanya merupakan perbaikan dari perilaku masa sebelumnya. Hal ini didapatkan dari pengalaman dan pendidikan pada masa sebelumnya.<br />
Meski manusia dewasa yang berpengalaman sekali pun, punya pekerjaan tetap, telah menikah bahkan beranak tiga. Tidak menutup kemungkinan tetap harus berjuang dan berkorban dalam proses penyesuaian pada tugas perkembangan yang sedang dan telah dilaluinya. Oleh karena itu, sangat bijak jika kita terus belajar dan belajar serta mengajarkan berbagai pengalaman kepada yang memerlukan, entah pemuda atau pun lansia.</p>
<p>Aspek lainnya adalah trilema kehidupan seorang pemuda yang hidup pada zaman sekarang. Dimana mereka ada pada peradaban modern (western-isasi), peradaban timur (klenik, tradisional), peradaban Agamis (Islam). Pemuda harus memilih salah satunya. Berat bagi mereka yang tidak pernah diajarkan dalam memilih sebuah pilihan, pada masa kanak-kanak dan remajanya.<br />
Aspek lainnya, terkait dorongan internal dalam diri si pemuda tadi, nafsu yang disambangi oleh makhluk sebelah -syaithon namanya- tak kalah peliknya dalam menanggulangi hal ini. Walhasil dari sekian aspek tadi, bersatu padu mendorong seorang pemuda guna mengambil tindakan sesegera mungkin. Guna mencapai sebuah tujuan dan tuntutan hidup –problema kehidupan-, yang hasilnya bisa sukses ataupun gagal.<br />
Selamat berjuang, semoga berhasil. Amin.***</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/irsanfinazli.wordpress.com/508/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/irsanfinazli.wordpress.com/508/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=irsanfinazli.wordpress.com&amp;blog=1471919&amp;post=508&amp;subd=irsanfinazli&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://irsanfinazli.wordpress.com/2011/11/02/tugas-perkembangan-remaja-sebuah-analisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/23b26d9272b20b26fd5c83c06b6e4664?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">irsanfinazli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://irsanfinazli.files.wordpress.com/2011/11/0-hipno-antusias.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">0 hipno antusias</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
