Dan Cinta pun Bertasbih, KCB #2

DSCF2279DSCF2271

Resensi Singkat KCB Buku #2(Irsan Style)

Bab 1. Pagi Bertasbih di Desa Wangen, kebiasaan Orang tua Anna membangunkan keluarga dan santrinya untuk selalu sholat malam hingga sholat Subuh berjamaan di Masjid. Anna dilamar oleh Zulkili tapi Anna sudah dikhitbah ole Furqon dan telah menerimanya. Bab 2. Ikatan Batin, Anna telah resmi dilamar oleh Furqon. “Anna menerima lamaran tapi dia mengajukan syarat dimana syarat ini menjadi bagian dari sahny akad nikah. Artinya farji saya halal diantaranya jika syarat saya ini dipenuhi oleh Mas Furqon”, kata Anna di majlis musyawrah acara lamaran tsb. Syaratnya : ada dua, pertama setelah menikah tetap tinggal dirumah orang tuanya (khidmad kpd ortu mengurusi pesantren), kedua Selama saya hidup dan saya masih bisa menunaikan kewajiban saya sebagai istri Mas Furqon tidak boleh menikah dengan perempuan lain. (tidak mengharamkan poligami), Furqon menerima. Bab 3. Definisi Cinta, kisah lain dari tetangga Azzam di Dukuh Sraten. Anakya memberontak, hamil diluar nikah tidak ada calon suami. Sengaja berbohong telah murtad, sehingga bapaknya jantungan, akhirnya meninggal dunia. Bedah kumpulan cerpen Ayatul husna, dengan pembanding Anna di Pesantren Darul Qur’an. Bab 4. Tangis dua sahabat, Husna dengan sahabatnya yang hamil diluar nikah. Bab 5. Senuah Firasat, Anna berkunjung selama dua jam dirumah Husna. Ada firasat bahwa kakak Husna Azzam adalah Abdullah yang dikenalnya ketemu waktu menolong dulu di Mesir. Bab 6. Dewi-dewi Cinta, Bab 7. Pertemuan Cinta, Azzam bertemu dengan Husna di Jakarta selanjutnya dalam sebuah acara penganugrahan oleh DIKNAS, ternyata Elianan adalah MC nya. Bab 8. Kecerdasn Eliana, Sraten gempar kedatangan Eliana dan Azzam telah pulang. Benyak diberitakan di infotainment tentang kedekatan Azzam dengan Eliana. Bab 9. Bertemu Ibu, Bahagia. Bab 10. Belajar dari Jalan, mengantar barang barang setronton ke alamat2 di Jawa, 31 alamat termasuk diantaranya buku2 Anna. Azzam bertemu dengan KiaiLuthfi ayah Anna. Bab 11. Ujian Tak terduga, Azzam diminta mengisi Kajian Al Hikam. Bab 12. Pernikahan, Anna menikah dengan Furqon. Azzam merdeka telah bebas dari perasaan yang mengganggunya untuk menyunting Anna. Bab 13. Pertemuan di Pasar Klewer, Keluarga Azzam bertemu dengan Zumrah tetangga Sraten yang hamil diluar nikah, dimina aga pulang kerumah Ibunya. Bab 14. Malam Pertama, Memegang ubun-ubun istrinya dengan tangan kanan seraya membaca doa Barokah sebagaimana yang dicontohkan oleh para Nabi. Firqon gugup bingung dan merasa berdosa. Hingga selama 6 bulan dia tidak memberikan nafkah bathin malam pertma kepad istrinya. Bab 15. Pagi yang menegangkan, Zumroh yang akan ditembak pamannya. Tapi Azzam mencegah dengan kecerdasannya dan kepiawaiannya mendakwahi seorang yang kasar. Bab 16. Bakso Cinta, Baksonya diinovasi agar lebih laris.Sejak mengisi kalian Kitab Al Hikam, Azzam semakin dihormati oleh warga Sraten dan Wangen bahkan Kartasura dan sekitarnya. Azzamdiminta agar mengisi kalian Al Hikam sebagai Ustadz tetap. Pinta Kiai Luthfi via Furqon. Diterimanya atas saran Ibunya, agar seimbang dunia dan akhirat. Bab 17.Ikhtiar mencari Cinta, ibunya meminta agar segera menikah. Bab 18. Dari Mila hingga Seila, mencari jodoh yang belum berjodoh. Bab 19. Pertemuan di Kota Santri, Husna dilamar Ilyas. Azzam melamar Vivi. Bab 20. Bunga-bunga Cinta, Syukuran pernikahan Azzam dibarengkan dengan Walimahnya Husna. Bab 21. Ciuman Terakhir, Furqon berkata jujur kepada Anna terkait penyakitnya disebuah Hotel Novotel. Anna marah, minta cerai dan dicerai saat itu juga oleh Furqon. Bab 22. Ingat Kematian, Zumrah kerja di tempat Furqon. Bab 23. Pertemuan Dua Keluarga, Furqon dan Anna bersama keluarga membahas tentang erceraiannya. Clear dan fix. Bab 24. Senandung Gerimis, Membayangkan kalau sudah menikah dengan dokter Vivi. Ibunya memaksa agar segera kerumah Kiai Lutfi saat ini juga padahal gerimis, naik sepeda motor Husna yang butut. Untuk memberi Mauidhah Hasan pada walimah dan syukuran Azzam seminggu lagi. Kiai Luthfi menolak dan menyarankan agar mendatangi Kiai di Delanggu. Namun, dalam perjalanan Azzam bersama Ibunya kecelakaan ditabrak Truk yang ugal-ugalan. Bab 25. Musibah, Ibunya meninggal dan Azzam patah tulang pada beberapa abgian tubuhnya. Bab 26. Dalam Duka, Tak jadi menikah dengan Vivi, dan Husna juga menunda pernikahannya dengan Zulkifli. Vivi memilih ibunya untuk menikah dengan anak temannya yang dari Syiria kuliahnya. Bab 27. Jiwa Yang Bangkit, Menunggu kesembuhan. Bab 28. Barokah Cincin Ibu, Melamar Santriwati Pesantren Darul Qur’an. Justru Kiai memilihkan anaknya agar dinikahi. Azzam sangat kaget dan setuju. Bab 29. Dan cintapun bertasbih, BA’da Isya mengisi ceramah, dan setelah itu menemi istrinya di lantai dua. Dan cinta pun bertasbih. Baca halaman 402. Barokallahu

2 responses to “Dan Cinta pun Bertasbih, KCB #2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s