Tips Lulus Psikotes, untuk CPNS

Baiklah saudara, sekarang saya beritahukan bahwa PNS atau CPNS atau Karyawan disebuah perusahaan ternama bukanlah segala-galanya, kalau cara mendapatkannya dengan prakter penjahat. Tetapi segala-galanya nilai dari sebuah pekerjaan adalah dimulai dari praktek yang baik dan benar dalam menggapai sebuah cita-cita. Mulailah dari diri sendiri dengan jujur, dengan kemampuan sendiri, kenali diri sendiri secara paripurna.
Anda mau lulus tes psikologi, gampang aja saudara. Tidak perlu susah-susah nyogok sana-sini, baca buku prediksi tes sana-sini. Cukup dengan datang ke tempat tes tepat waktu, duduk sesuai nomer urut tes, berdoa, dengarkan instruksi Sang Tester, tanyakan hal-hal yang memang perlu ditanyakan dan memang anda perlu penjelasan lebih lanjut. Jawablah dengan apa adanya sesuai instruksi dan keadaan diri anda saat ini yang sebenarnya.
Yang pasti, jadikan anda sebagai bintang pada setiap sesi tes. Tapi ingat bintang yang bersinar karena keunggulan budi pekerti, tentunya. Bukan bintang pelopor curi start ataupun keributan bahkan kekacauan.
Coba anda baca ‘sharing’ dari saya mengenai persiapan lulus psikotes dengan gampang. Setelah itu anda resapi, renungkan sedalam-dalamnya, atau ‘waqfah’ yakni berhenti sejenak untuk memahami dan meresapi serta mengevaluasi persiapan yang telah dilakukan. Barulah anda action, berjuang, bermujahadah untuk menjawab setiap aitem soal secara sadar. Ingat secara sadar dan sadar.

Sadar disini adalah bahwa anda mengikuti psikotes ini memang kemauan sendiri, tahu bentuk kerjaannya nanti mengenai job description atau uraian tugas dan posisi apa yang akan dipegang. Paham resiko yang akan ditanggung setelah diterima kerja, atau dengan kata lain sampeyan mengerti tentang konsekuensi kedepannya jika diterima atau tidaknya.

Sharing dari saya hanya berlaku agar lulus tes psikologi bukan tes akademik, bukan juga tes praktikum. Pertama, Istirahat yang sangat cukup artinya selalu luangkan waktu untuk enjoy karena istirahat tidak selalu harus dengan tidur. Menikmati suasana hati yang tenang dengan merasakan hangatnya secangkir teh bikinan sendiri sambil melihat keagungan Allah SWT melalui rintik air hujan yang sedang turun, itu juga merupakan istirahat.

Kedua, karena ini tes kejiwaan tentu saja anda harus persiapan mental. Apa yang harus dilakukan, siapkan diri anda untuk bersikap sebagai diri sendiri yang berwibawa. Menyiapkan diri menghadapi situasi tes, yaitu sebagai peserta tes yang mendengarkan dan melaksanakan semua instruksi dan perintah tester atau psikolog pengetes.

Ingat, menyiapkan mental sebelum berjuang sangat urgen. Siap sebelum berjuang adalah merupakan separo kemenangan. Setengahnya ya ambil saat tes berlangsung. Jelas tidak sama antara orang yang siap dengan orang yang belum atau tidak siap mental dalam menghadapi sebuah medan perjuangan.

Nah ini yang ketiga, penting untuk anda. Situasi saat hari H. Saat menghadapi psikotes. Datanglah beberapa menit sebelum waktu tes dimulai. Gunanya untuk ma’rifatul medan -pengenalan ruang- dimana anda berada, diposisi mana anda duduk, bagaimana situasi lingkungan tes, nyamankah kursi anda, siapa psikolognya, dimana ruang toiletnya serta yang lainnya. Yang jelas terkait dengan lingkungan tes.

Tester mulai membuka sesi, anda dengarkan baik-baik. Bertanyalah saat diminta bertanya, kalau memang anda perlu penjelasan. Jangan sekali-kali sampeyan bertanya pada saat pengerjaan aiten psikotes sedang berlangsung. Hal ini akan memberikan nilai minus bagi anda. Kenapa? tentu anda sudah tahu jawabannya. Bertanyalah pada tempatnya. Titik.

Selanjutnya, jawablah pertanyaan sesuai perintah dan instruksi dari tester. Mulailah saat diminta mengerjakan, artinya jangan curi start. Berhentilah mengerjakan jika waktu telah habis, biasanya tester mengatakan “waktu telah habis, letakkan alat tulis anda, sekarang!” maka tiada tindakan lain yang pantas dilakukan oleh seorang bintang psikotes selain meletakkan alat tulis dan berhenti mengerjakan.

Kerjakan semua sesi tes dengan penuh semangat dan tanggung jawab serta penuh dengan kejujuran. Jadilah sampeyan bintang psikotes. Pelihatkan diri anda yang terbaik. Kalau sampeyan curi start atau menambah waktu setelah jatah waktu habis, saya pastikan anda akan ketahuan. Bukan karena psikolognya tukang ramal tetapi memang demikian adanya. Saya berpengalaman akan hal ini, pasti ketahuan sekali lagi ketahuan. Jawaban anda tidak akan konsisten.

Untuk mengungkap kepribadian seseorang melalui psikotes, psikolog tidak hanya menggunakan satu alat prediksi. Saya beritahu ya. Mereka akan meng-cross cheque-kan pada alat pengungkap yang lain. Minimal tiga alat ungkap. Jadi, tak ada gunanya sama sekali bagi sampeyan yang mencuri start atau menambah jatah waktuyang seharusnya. Anda akan gugur.

Kerjakan sendiri, jangan menyontek jawaban teman sebelah anda. Kepribadian sampeyan akan terkontaminasi dengan pribadi orang yang anda contek. You are you, ok !? Dari psikotes itu, psikolog mencitrakan diri ada apa adanya sesuai dengan jawaban dan sikap anda saat ini pada saat pelaksanaan psikotes. Jadi tampilkan diri anda sesungguhnya dan sejujurnya. Tidak usah dibuat-buat.

Psikotes adalah proses memprediksi personal pada saat ini dan akan di-matching-kan atau dicocokkan dengan bentuk tugas atau job deskripsi yang akan dilakukan oleh person tadi pada pekerjaan tertentu. Artinya semua peserta tes itu pasti lulus psikotes, tetapi cocok tidaknya dengan jenis pekerjaan itulah yang menentukan diterima tidaknya pada posisi tertentu.

Jangan berkecil hati bagi anda yang tidak diterima pada pekerjaan tertentu dari hasil psikotes. Karena saya yakin anda pasti diterima pada tugas pekerjaan yang sesuai dengan kondisi pribadi anda. Ingat tulisan saya sebelumnya, khan? Anda akan stress dan frustasi pada pekerjaan yang tidak sesuai dengan kondisi kepribadian anda sesungguhnya.

Psikotes penerimaan pegawai bukanlah mencari salah atau benar, baik atau buruk, cerdas atau cerdas sekali, tetapi psikotes adalah proses memprediksi diri anda sesuai atau tidak sesuai pada posisi jabatan tertentu. Tentu saja dengan acuan job discription and job specification. Bukan acuan sogokan. Bukan acuan kekeluargaan. Juga bukan acuan asal-asalan. Yang intinya bukan mengacu pada prinsip Kolusi Korupsi dan Nepotisme alias KKN.

Berdoalah selalu setiap kali anda mengerjakan kebaikan. Menorehkan sejarah peradaban manusia yang baik tentu saja dimulai dari proses input yang baik pula. Oleh karena itu jadikan diri kita sang Mujaddid – Pembaharu- dalam peradaban manusia yang saat ini sangat diperlukan pembaharuan. Gampang kan lulus psikotes? Jadi, jadilah diri sampeyan sendiri.

Semoga berhasil, Saya doakan.***

18 responses to “Tips Lulus Psikotes, untuk CPNS

  1. bagus sekali bapak saya pernah berapa kali ikut dan lebih banyak melakukan yang bapak uraikan tapi sampai sekarang belum da yang menerima saya sebagai karyawan baru. mungkin tingkat kesesuaian tanggung jawab pekerjaan dan karakter saya. terima kasih mudah2an diterima di tempat kerja yang lebih menyenangkan.amin

  2. Saya hampir sudah belasan kali mengikuti psikotest. dan hasilnya selalu gagal.

    Paling menyakitkan, test psikotest selalu diakhir proses seleksi sebelum medchek.

    Saya bertanya, masa sih saya ga cocok sama sekali kerja sbg engineer? hanya gara gara hasil psikotest. Sayang sekali, saya kuliah di institut ternama di negeri ini tapi ga bisa mengasah ilmu yg saya dapat dan mengabdi buat masyarakat?

    Namun, saya tetap apply kerja kemana mana. sampai akhirnya, ada perusahaan dgn no psikotest required. Alhasil saya berhasil diterima di sebuah perusahaan EPC Oil n Gas. Akhirnya.

    3 tahun bekerja, saya diangkat jadi koordinator/lead. suatu posisi yg terlalu cepat saya raih karena lead2 yg lain biasanya sudah berumur (experience 7thn keatas).

    Sejenak berpikir, Sudah sekitar belasan kali saya ikut test, dan selalu gagal di psikotest, dan hasilnya gagal. Tapi ketika tanpa psikotest kenapa saya bisa bekerja sbg engineer, bahkan sudah jadi lead dalam waktu yg terlalu singkat.

    Saya hanya berterimakasih kalau selain penilaian manusia, bahwa Tuhan ada yg sudah memberikan talenta dan tidak akan dibiarkan orang yg sudah punya talenta untuk berbakti, dan beriman kepada-Nya hanya dari hasil psikotest saja.

    Saya tidak mengerti, seakurat apa hasil psikotest tsb. Apalagi kita ga pernah tahu hasilnya apa. Tapi mudah2an psikotest tidak menjadikan orang-orang yg punya potensi untuk terus mengabdi dengan ilmu yang didapatnya.

  3. Iis –> Yap, amiin…
    psikotes hanyalah alat prediksi aja…
    jangan khawatir, itulah yang trbaik, boleh jadi standar jabatan yang Anda lamar kurang pas,… standar jabatannya bernilai max 6, tapi nilai Anda 8 bahkan mungkin lebih,… walhasil, perusahaan tidak menerima…
    Tetap semangat…

  4. @ Ryan : Alhamdulillah… Sampeyan sadar dan paham betul akan penilaian manusia… yang namanya psikotes itu hanya memprediksi saja.
    Anda diprediksi, terlampau pandai dari jabatan yang Sampeyan lamar, jadi kurang pas… perusahaan tidak berani menerima karyawan (ahli) yang terlampau pandai (+).
    Sampeyan demikian cepat dalam promosi jabatan-nya, nah psikotes yang Sampeyan ikuti pada perusahaan tersebut memprediksi Sampeyan termasuk tipe orang yang akselerator…
    Perusahaan belum mau untuk menerima SDM spt itu… karena penilaiannnya adalah dimatch-kan dngan job-specification dan job-discription, bukan sekedar kepandaian saja.
    Alat baca yang lainnya adalah melihat keberadaan manajemen perusahaan…. terlebih lagi perusahaan keluarga….

  5. To Mbak Ana Nst, sebenarnya psikotes itu adalah penilaian atas diri kita (berbagai aspek: intelektual, kepribadian, pola kerja, manajerian, dll) sebutlah gambaran citra diri kita. Jadi setelah dapat gambaran citra diri, psikolog me-match-kan dengan job-spec.nya dan dic-job.nya…. nah kalo match, ya sampeyan direkomendasi utk diterima.
    match tidaknya, tidak selalu lebih rendah dari yang disyaratkan… boleh jadi ‘skor’ mbak ana melebihi yang disyaratkan, jadi kurang cocok dengan jabatan yang mbak lamar….
    Semoga segera dapat yang cocok dg kondisi mbak…. jangan kuatir,… pasti ada… insyaALLAH…..

  6. Alhamdullilah, saya mendapat tulisan yang demikian berharga dari sahabat kita Mas Ahamd Nur…jujur ini tulisan pertama yang saya baca dan begitu membuka pikiran saya tentang psikotest. Terima kasih Mas Nur, semoga tips ini bermanfaat, amin

  7. Assalamu’alaikum.wr.wb
    Mas Wahyu, yang baik….
    Terimakasih atas kunjungannya…
    InsyaALLAH sebentar lagi buku tentang STRATEGI LULUS psikotes, yang saya tulis segera Terbit…. Silakan beli dan sebarkan ke yang lainnya…..

  8. Pak..
    saya akan lulus dari STM Penerbangan tahun ini,
    dan Alhamdulillah ada kesmpatan lowongan kerja disuatu perusahaan yang berhubungan dengan jurusan saya,
    jurusan saya sendiri adalah tekhnik penerbangan, namun untuk dapat diterima oleh perusahaan tersebut ada beberapa tahapan tes yang saya masih awam,
    yaitu
    1.psikotes
    2.interview

    bagaimana saran anda agar saya dapat mengikuti tes itu dengan baik(lima hari lagi)?

    dan apa yang harus saya jawab jika saya harus menceritakan kelebihan dan kekurangan saya?
    serta hobi yang tepat pada pekerjaan saya?

    terimakasih

  9. Husnul, silakan husnul baca2 tulisan saya yang lain tentang psikotes dan interview…. InsyaALLAH akan dapat pencerahan.

    Jawablah dengan lugas mengenai kelebihan dan kekurangan Sampeyan. Jangan ragu kemukakan kelebihan Husnul, tentu juga kekurangan Husnul.
    Tapi ingat, jika mengemukakan kekurangan, harus diiringi dengan USAHA UNTUK MENGATASI KEKURANGAN TERSEBUT…. Jangan berhenti hanya pada kekurangan Husnul tanpa solusi mengatasinya…..
    Sementara begitu dulu, lain kali disambung…
    Tuh silakan baca2 tulisan saya yang lain…
    Juga nantika buku Psikotes saya (seri PSikologi Islam)

  10. Assalamu’alaikum….
    Mba Yeptirani,… coba sampeyan baca-baca tulisan saya mengenai pola kerja atau sikap kerja. Disana ada mengenai konsistensi. Semoga terjawab.

  11. Mba’ Salma, yg baik…
    artinya itu bagus hasilnya…
    yg terpenting, sampeyan sebaiknya mengetahui hasil secara detailnya menenai psikogram dan dinamika psikologis sampeyan…

  12. salam kenal pak.. saya baru baca artikel bapak… bagus.. sekali… yang saya mau tanyakan mengapa pada saat pertama mau ujia psikotest biasanya saya agak grogi… gtu…. thanks pak jawabannya,,,,,

    ***Assalamu’alaikum. Salam kenal juga Ilham.
    Semua hal yang namanya pertama-tama pasti grogi, itu wajar. Coba persiapan mental dengan relaksasi dan silakan baca tulisan saya mengenai relaksasi psikis. semoga berhasil… amiin

  13. aduh saya baru ikut psikotes..knapa slalu gagal…?
    tips bwt warteg and gmbar phon apa sih?

    kenapa tiap ada psikotesnya gagal..giliran ga ada psikotes bisa melaju trus hingga wawancara user..

    skr saya dah tahap wawancara user di pertamina..mudh2n kterima.aamiin

    *** Gambar sesuai keinginan diri, lalu coba minta diinterpretasi oleh ahlinya, dan minta dikonselingkan. Kegagalan psikotes, biasanya karena ketidaktahuan hasil dari hasil psikotes kita. yang berakibat tidak bisa mengevaluasi diri. Coba.
    Amiiin

  14. ass.. pak sya ini mau lulus dri SMK dan sblmnya sya udah mngikuti tes psikotes untuk dunia kerja.. tapi sya sllu gagal.. dan rsnya emnk sngt mengecewakan. trus untuk hari hari brkutnya sy mau mngikuti tes psikotes d beberapa perusahaan..

    terus sy mau mnta motivasi dan tips tips dri anda bagaimana caranya bar sy bsa mngantisipasi agar sya bsa lulus.. trima kasih..wass.,,..

    ‘alaikumussalam….
    silakan baca ditulisan saya yang lain mengenai. cara lulus Psikotes dan psikotes evaluasi diri.
    terimakasih mba iis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s