PASAR MURAH ATAU KAMPANYE ?


Cara PKS MEREBUT HATI MASYARAKAT
Sebuah Tinjauan psikologi

Oleh : Ahmad Nur Irsan Finazli*

Minimal lima kali sebulan masyarakat Banjarbaru dimanjakan dengan acara Bakti Sosial dalam bentuk pasar murah. Partai Keadilan Sejahtera lah dibalik program aksi sosial ini, yang nota bene partai pioneer berasas Islam, dimana berkahnya dambil oleh partai Islam lainnya dengan mengikut berasas Islam sebagai dasarnya.
Sitiran yang sering muncul treutama dari rival politik PKS terkait kegiatan rutin ini adalah tudingan kampanye terselubung. Bersembunyi dibalik aksi sosial. Tidak salah, memang. Bahkan benar seratus persen. Apa yang dilaksanakan PKS memang kampanye secara cantik lagi benar melalui aksi social, pasar murah peduli rakyat. Kampanye dalam rangka memperbanyak ‘anashir-anashir’ atau agen-agen  kebaikan dan mempersempit gerak partai kebathilan atau partai kejahatan. Bakti sosial dalam rangka peduli akan keadaan realitas dimasyarakat dengan melambungnya berbagai harga kebutuhan pokok bahkan sekunder.
Kejahatan atau kebathilan yang dikelola secara baik dan profesional akan mengalahkan kebaikan yang tidak dikelola secara profesional. Inilah Sunatullah. Oleh karena PKS sadar betul akan sunatullah ini, maka diprogramkanlah secara rutin kegiatan sosial untuk masyarakat yang tentu saja direncanakan secara strategis dengan bertumpu pada manajemen partai yang profesional.
Sebenarnya pasar murah adalah salah satu program unggulan yang dipunyai PKS. Masih banyak program unggulan lainnya yang berbasis pada masyarakat. Kedepannya partai yang berbasis kader dan didukung oleh massa ini, akan lebih mempertajam program-program terkait tujuan keberpihakan rakyat terhadap PKS. Pasar Murah yang selama ini hanya memberikan subsidi semata, kedepannya akan bersubsidi lebih banyak bahkan berhadiah tips-tips praktis terkait apa saja.
Beberapa hari kemarin, tepatnya tanggal 6 Mei 2007 PKS kembali menggelar pasar murah diLandasan Ulin. Sambutan masyarakat demikian antusisnya, sehingga terlontar kata-kata dari tokoh masyarakatnya, bahwa mereka akan mendukung penuh seluruh kegiatan apapun yang dilaksanakan PKS dengan syarat bermanfaat bagi masyarakat. Zaman sekarang tidak laku hanya ‘omdo’ alias omong doing, ‘hanya pintar pandir haja’. Tapi action yang sangat dibutuhkan masyarakat terkait keadilan dan kesejahteraan.
Perlu diketahui, PKS adalah partai yang terkenal dengan slogan ‘sundukuna juyubuna’, jadi seluruh kegiatan perdana kebaikan apapun, dananya dari kantong sendiri patungan dari anggota PKS murni. Lagipula PKS juga dikenal sebagai partai yang uangnya belum banyak, jadi penggalangan dana dari kader PKS sendiri terus berjalan intens hingga sekarang. Artinya, secara psikologis PKS memberikan shock therapy pada partai lain yang berduit banyak bahwa berbuat baik dengan bersedekah melalui pasar murah ataupun bakti social tidaklah harus berduit banyak. Toh PKS bisa membantu masyarakat hanya dengan kemampuan ‘sundukuna juyubuna’.
Seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat pun mulai muncul, banyak tokoh masyarakat yang merasa terpanggil dengan aksi sosial yang selama ini laksanakan PKS sehingga mereka menyumbangkan berbagai sumber daya yang bisa disedekahkan kepada masyarakat melalui PKS. Entah itu berupa uang, bahan sembako, alat transportasi, media massa baik cetak maupun elektronik. Dari pribadi, lembaga, bahkan sampai unsur pemerintah sekalipun.
Pernah terjadi salah paham, miskomunikasi antara PKS dan lembaga mitra kerjasama. Kesalahpahaman terkait akad kerjasama yang belum dituliskan secara hitam diatas putih. Pendanaan sepenuhnya diserahkan oleh lembaga mitra sedang voluntir dan titik baksos ditentukan oleh PKS. Informasi yang tersebar dimasyarakat adalah PKS dengan tidak meninggalkan lembaga mitra, tetapi ternyata yang diinginkan oleh lembaga mitra adalah hanya memakai satu nama saja. PKS atau lembaga mitra saja.
Nah, ini masalah teknis yang sangat sering terjadi dan terulang beberapa kali. Salah satu kelemahan PKS yang kurang memperhatikan MOU hitam diatas putih, mungkin. Tetapi sejak dicanangkannya PKS sebagai partai professional berstandar internasional, maka mulai Januari 2007 kemarin, seluruh administrasi terkait SDA maupun SDM dari kader sampai struktur, Dewan Pengurus Pusat sampai Dewan Pengurus Anak Ranting sudah dimulai ditertibkan. Artinya dimanapun tingkat struktur yang ada pasti standarnya sama, dari sabang samapai merauke, bahkan PKS cabang luar negeri sekalipun.
MOU hitam diatas putih dengan person maupun lembaga sudah mulai diterapkan meskipun belum semuanya. PKS mengundang partai apapun yang ada di Kota Banjarbaru khususnya untuk bisa bekerjasama dalam kegiatan apapun terkait keberpihakan kepada mayarakat, tentang kebaikan tentu saja. PKS tidak anti partai lain, tunggu saja tanggal mainnya insyaALLAH PKS akan menggelarnya.
Rakyat sudah bosan dengan slogan-slogan semata, yang hanya tong kosong nyaring bunyinya. Tapi rakyat butuh wujud nyata dari semua partai maupun lembaga sampai dengan pemerintah. Rakyat sudah pintar, tidak mau dibohongi terus. Kalaupun mau dibohongi, justru masyarakat akan segera berbalik membohonginya. Ambil uangnya jangan pilih partainya, begitu kira-kira.
Wahai PKS, wahai partai lainnya, wahai pemegang kekuasaan, kalau mau masyarakat berpihak pada Sampeyan, lakukan kebaikan untuk mereka, bantu mereka, layani mereka dan jangan sekali-kali ada ‘udang di balik batu’. Tapi teruslah layani dan berdayakan mereka agar mampu menjadi masyarakat yang adil dan sejahtera, mandiri dan berdedikasi, bermental sehat lagi bahagia. Kita tidak bisa kerja sendiri, mari galang persatuan, bersama membangun banua sejahtera.
Wahai PKS, tunjukkan selalu kepedulianmu, jadikan dirimu pioneer disetiap lini kehidupan masyarakat di banua ini. Muncullah selalu disetiap bencana, baik alam maupun moral. Binalah selalu konstituenmu, simpatisanmu, sehingga mereka menjadi kadermu. Yakni Anashir-anashir taghyir, agent of change bagi kemenangan yang hakiki.

2 responses to “PASAR MURAH ATAU KAMPANYE ?

  1. Pasar murah apakah = politik uang???

    ***pasar murah sebagai bentuk pelayanan sosial, mas soni.
    yusari’una filkhairat wahum LAHA SABIQUN…!

    ini penting.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s