Buku ini saya tulis agar bisa dijadikan alternatif sumber referensi dalam memperkaya dunia ilmiah terkait psikoterapi, hipnoterapi untuk membantu orang lain menerapi yang berbasis pikiran bawah sadar, subconscious mind. Juga menjadi ladang amal kebaikan berupa ilmu bermanfaat dan amal jariyah bagi saya serta orang lain, insyaallah. Aamiin.
Mekanisme perilaku manusia ini akan menjelaskan bagaimana seseorang bisa terkena gangguan jiwa. Saya akan jelaskan juga melalui buku ini cara menyembuhkan, bagaimana merawat, dan menerapinya dari sudut pandang terapi psikologi, psikoterapi. Dalam buku ini Saya batasi beberapa gangguan jiwa yang saya sampaikan di awal bab buku, antara lain; stres, mood swing, frustasi, anxiety atau kecemasan berlebih, depresi, manik-depresif, bahkan panic-attack. Namun demikian, buku ini tentu bisa menjelaskan juga kenapa gangguan jiwa lainnya bisa mengenai seseorang.
Irsanfinazli bersama Ketua PP.HIMPSI
Apakah Anda pernah berpikir bahwa perilaku manusia itu dikendalikan lebih banyak oleh pikiran bawah sadar atau subconscious mind kita? Atau mungkin Anda malah belum pernah terpikirkan bahwa ada bagian-bagian dalam otak manusia itu yang dibagi menjadi dua bagian besar pikiran, yakni pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar. Prosentase pikiran sadar dalam memengaruhi perilaku manusia itu hanya 12% saja, sedang pikiran bawah sadar menguasai 88% perilaku kita sehari-hari sebagai pola tindakan manusia.
Forgiveness Therapy dapat diartikan sebagai terapi pengampunan. Pengampunan terhadap siapa ? Pengampunan terhadap pihak-pihak yang mungkin diduga pernah berbuat kesalahan terhadap diri klien.
Hypnotherapeutic Techniqueini sebenarnya sekilas sudah Saya tuliskan pada bab sebelumnya, dimana ada kategori Basic Technique, Mental Rehearsal, Meditation, dan Change the Path. Saya akan jelaskan satu persatu teknik dalam setiap kategori, agar mudah dipahami untuk bisa diaplikasikan oleh Anda khususnya yang berkaitan dengan penggunaan bagi penderita gangguan mental anxiety, depresi dan gangguan mental lainnya. Didalam kategori Basic Technique memuat teknik-teknik direct suggestion, ideo motor response atau id-r, age regression, anchor, dan object imagery.
Konsep dasar teknik age regression dalam hipnoterapi, bahwa subconscious mindatau pikiran bawah sadar itu berisikan berbagai macam data pengalaman dan kejadian masa lalu, sehingga subconscious mind dapat mengungkap berbagai hal yang berkaitan dengan permasalahan individu saat ini. Teknik ini mengajak dan membimbing individu klien untuk mengalami kembali peristiwa-peristiwa masa lalunya yang diduga menyebabkan gangguan mentalnya pada saat ini. Age regression juga dimanfaatkan untuk tujuan mencari data yang terlupakan oleh individu. Bahkan bisa dipakai untuk keperluan revivification atau ‘mengalami’ kembali suatu peristiwa emosi positif atau kepribadian positif dimasa yang lalu, misalnya untuk Personality Part Retrieval dan Anchoring.
GERD, kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan, mudahnya begitu. Penyakit ini paling sering disebabkan oleh melemahnya katup atau sfingter yang memisahkan lambung dan kerongkongan. Sedangkan ANXIETY atau kecemasan berlebih, merupakan respon alami tubuh terhadap kondisi stres seseorang. Kita ketahui bahwa banyak hal bisa menyebabkan kecemasan, seperti tekanan pekerjaan, kondisi keuangan, hingga mungkin masalah pribadi yang dialami seseorang.
Generational Trauma, trauma yang merupakan faktor ‘turunan’ dari kakek nenek dan orang tuanya dalam hal pola parenting (parenting type). Hal ini sangat berpengaruh pada kesehtan mental seorang anak hingga dewasa nantinya. Contoh mudahnya adalah kekerasan verbal dari orangtua atau orang dewasa di sekitar anak, suka atau budaya mudah menghina, menghujat, menghardik, sifak tidak pernah puas, dan bahkan tidak pernah mendapatkan apresiasi dari orang tuanya. Padahal jika orang tua mengetahui kebaikan pola parenting, maka pasti mereka akan memilih pola terbak. Kenapa? karena penerapan pola parenting itu adalah agar tidak menimbulkan luka-luka batin, trauma mendalam yang menyebabkan gangguan jiwa, minimal kecemasan hingga yang terberat depresi ataupun manik-depresif. Jadi berhati-hatilah.
Oleh Ahmad Nur Irsan Finazli SPsi CH CHt CI “Tak terasa oleh kita, terkadang membenarkan stigma yang berkembang dimasyarakat bahwa psikotes tidaklah perlu, sebagaimana yang sering diungkapkan oleh seseorang yang ‘gagal’ dalam mengikuti proses seleksi melalui tahapan psikotes.”
Hypnotherapeutic Techniqueini sebenarnya sekilas sudah Saya tuliskan pada buku sebelumnya, dimana ada kategori Basic Technique, Mental Rehearsal, Meditation, dan Change the Path. Saya akan jelaskan satu persatu teknik dalam setiap kategori, agar mudah dipahami untuk bisa diaplikasikan oleh Anda khususnya yang berkaitan dengan penggunaan bagi penderita gangguan mental anxiety, depresi dan gangguan mental lainnya. Di dalam kategori Basic Technique memuat teknik-teknik direct suggestion, ideo motor response atau id-r, age regression, anchor, dan object imagery.
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, bahwa seluruh teknik dalam Hypnotherapeutic ini dapat dimanfaatkan secara bersamaan untuk menghasilkan efek penyembuhan yang lebih maksimal. Anda bisa menggunakannya secara kreatif dan intuitif selama proses merawat individu klien. Bahkan teknik ini bisa dimodifikasi dan disesuaikan dengan budaya atau kepercayaan individu klien. Ingat, tidak perlu menunggu mahir untuk merawat orang dengan gangguan mental. Jam ‘terbang’ menerapi akan mengasah keterampilan Anda dalam membantu, merawat, dan menyembuhkan mereka yang hidup dengan gangguan mental.